Resources
02 Mar 2026
Upaya membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berpihak pada potensi anak berbakat (gifted) kembali mendapat sorotan melalui seminar bertajuk “Multiperspektif dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Gifted di Indonesia”. Acara ini merupakan kolaborasi antara Noble Academy, Psikologi Ukrida, dan Kompas Grup, yang diselenggarakan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Seminar ini menghadirkan pemangku kepentingan lintas sektor diantara pemerintah, legislatif, akademisi, praktisi pendidikan, psikolog, hingga tokoh literasi untuk membahas tantangan dan peluang pengembangan ekosistem pendidikan gifted di Indonesia secara komprehensif. Seluruh rangkaian acara dapat disaksikan melalui tayangan ulang di kanal YouTube Noble Academy,
Seminar dibuka dengan pandangan strategis dari Prof.Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa seminar ini diharapkan menjadi kontribusi awal dalam mendorong perhatian yang lebih serius terhadap pengembangan anak dengan kecerdasan dan bakat khusus. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 5 Ayat 4, yang menegaskan bahwa peserta didik dengan potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan dan layanan khusus. Berdasarkan amanat tersebut, negara memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak tanpa terkecuali.
Namun demikian, Menteri mengakui bahwa sistem pendidikan nasional hingga saat ini masih cenderung dirancang untuk anak dengan kemampuan rata-rata. Kondisi ini menjadi tantangan bersama, mengingat penyelenggaraan sekolah khusus bagi anak berbakat belum berjalan secara ideal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam mewujudkan visi pendidikan tersebut, dengan menggeser fokus dari sekadar schooling menuju paradigma learning yang lebih fleksibel, agar pendidikan dapat menjangkau seluruh anak dari berbagai latar belakang. Anak dengan kecerdasan istimewa, menurutnya, membutuhkan layanan yang juga bersifat khusus, baik dari sisi intelektual maupun psikologis, serta ruang yang aman untuk mengekspresikan dan mengembangkan potensinya.
Lebih lanjut, Menteri menekankan pentingnya pengembangan manajemen talenta nasional melalui penyediaan ruang-ruang pembelajaran yang terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga anak-anak gifted dapat difasilitasi dan didampingi secara optimal untuk berkontribusi bagi bangsa di masa depan. Ia juga menyinggung inisiatif Sekolah Unggul Garuda yang digagas Presiden Republik Indonesia sebagai salah satu upaya strategis negara, dengan sistem seleksi ketat lintas kelas sosial, kesempatan yang terbuka, serta pembiayaan penuh oleh negara dan pelaksanaan teknis oleh Kementerian Pendidikan. Melalui seminar ini, Menteri berharap dapat menghimpun gagasan, masukan, dan perspektif multipihak yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan ke depan.
Liputan dapat dilihat melalui tayangan ulang di kanal YouTube Noble Academy